Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

61 Anjing Berjejalan di dalam Kandang, Berhasil Diselamatkan Sebelum Dibawa ke Tempat Jagal Hewan : Okezone News

0 3



KAMBOJA – Sebanyak 61 anjing berhasil diselamatkan di Kamboja setelah supir pembawa anjing itu dicegat dan ditangkap pada Minggu (21/2). Anjing-anjing ini dilaporkan akan dibawa ke tempat jagal hewan.

Badan amal hewan sekarang mencari rumah perlindungan sementara bagi semua anjing ini.

Melalui foto yang beredar terlihat lusinan anjing penuh sesak di dalam kandang dalam perjalanan ke rumah jagal untuk disembelih untuk diambil dagingnya.

61 anjing ini mengalami kelaparan, dehidrasi, dan banyak yang tidak makan selama berhari-hari.

Mirror melaporkan anjing-anjing muda, yang difoto beberapa menit setelah diselamatkan, adalah campuran hewan tersesat dan hewan peliharaan yang dicuri.

(Baca juga: Bercerai, Pengadilan Perintahkan Suami Bayar Istri untuk Pekerjaan Rumah Sebesar Rp108 Juta)

Ini adalah pertama kalinya intervensi semacam itu terjadi, menyelamatkan hewan dari perdagangan yang mengerikan. Mereka ditemukan menderita kelelahan akibat panas yang parah dan dehidrasi.

Organisasi FOUR PAWS, Paw Patrol Cambodia dan Animal Rescue Cambodia telah memberi makan dan memberikan obat-obatan kepada anjing-anjing ini.

Organisasi tersebut juga mencari rumah baru dan menyatukan kembali anjing yang dicuri dari pemiliknya.

“Semua sangat lapar, kemungkinan besar tidak makan selama berhari-hari,” terang dokter hewan dan kepala Perawatan Hewan Liar FOUR PAWS di Asia Tenggara, Dr Katherine Polak.

“Kami saat ini sedang mempersiapkan tempat di luar lokasi di mana anjing-anjing itu akan aman dan dirawat sampai kami menemukan rumah baru untuk mereka,” lanjutnya.

(Baca juga: Bandingkan Muslim dengan Kecoak, Status “Tahanan Hati Nurani” Alexei Navalny Dicabut)

“Ini intersepsi pertama dari jenisnya mudah-mudahan mengirimkan pesan yang keras dan jelas kepada para pedagang di seluruh Kamboja bahwa perdagangan daging anjing di masa depan tidak akan lagi ditoleransi,” ungkapnya.

Meskipun kota Siem Reap telah melarang penyembelihan dan perdagangan anjing untuk diambil dagingnya, namun tempat ini masih menjadi provinsi pertama di Kamboja yang melakukannya pada Juli lalu.

Menurut investigasi A FOUR PAWS, minivan khusus yang dilengkapi dengan kandang digunakan untuk secara teratur mengangkut sekitar 3.750 anjing hidup per bulan dari Siem Reap ke rumah jagal di seluruh Kamboja.

Di sini anjing-anjing itu ditenggelamkan, ditikam, atau digantung, dilucuti bulunya, dan dijual oleh pedagang grosir ke lebih dari 100 restoran daging anjing di ibu kota Phnom Penh.

Badan amal tersebut berkampanye untuk mengakhiri perdagangan daging anjing dan kucing di Kamboja, Vietnam, dan Indonesia. Lebih dari 1 juta orang telah menandatangani petisi untuk mendukung.

“Pandemi Covid-19 baru-baru ini membawa kenyataan yang nyata tentang bahaya perdagangan hewan hidup,” terang dokter hewan dan kepala Kampanye Masyarakat Hewan Pendamping Asia Tenggara di FOUR PAWS, Dr Karanvir Kukreja.

“Kondisi yang terlihat di pasar hewan hidup – kemungkinan asal Covid-19 – praktik tidak sehat, perlakuan brutal, dan kurungan sempit yang mengarah pada percampuran hewan yang sakit, juga terlihat dalam perdagangan daging anjing dan kucing,” bebernya.

“Semuanya mengarah pada lingkungan yang ideal untuk munculnya patogen baru termasuk penyakit zoonosis – penting bahwa pemerintah bertindak melawan ini sebelum terlambat,” tambahnya.



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.