Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Badan Kehormatan DPRD Sulut Sudah Panggil JAK dan MEP, Kapan Angel?

0 2


Badan Kehormatan DPRD Sulut Sudah Panggil JAK dan MEP, Kapan Angel?
James Arthur Kojongian dan istrinya Michaela Elsiana Paruntu saat meninggalkan kantor DPRD Sulawesi Utara usai memenuhi undangan Badan Kehormatan terkait kasus video viral perempuan diseret mobil

MANADO – Badan Kehormatan DPRD Sulawesi Utara telah memanggil Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara, James Arthur Kojongian dan juga istrinya Michaela Elsiana Paruntu, pasangan yang terlibat dalam video viral perempuan diseret mobil di Kota Tomohon.

Keduanya pun telah memberikan klarifikasi di hadapan Badan Kehormatan secara terpisah. James Arthur Kojongian atau akrab disapa JAK memberikan keterangan pada Senin (1/2), menyusul Michaela Elsiana Paruntu atau MEP pada Rabu (3/1) kemarin.

Warga mulai menanyakan kapan Badan Kehormatan DPRD Sulawesi Utara akan memanggil AS alias Angel, perempuan yang disebut-sebut sebagai selingkuhan dari JAK, yang juga berada di dalam mobil saat terjadinya aksi MEP diseret oleh mobil oleh JAK.

Ketua Badan Kehormatan, Sandra Rondonuwu kepada manadobacirita mengatakan, pihaknya akan memanggil semua pihak yang terkait dengan persoalan yang menyeret nama dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

Namun, Rondonuwu belum memastikan akan memanggil AS alias Angel, karena masih dinilai sebagai pihak yang tidak terkait dengan persoalan pemeriksaan oleh Badan Kehormatan.

"Sejauh ini masih pihak terkait langsung. Kita menunggu rapat Badan Kehormatan lagi untuk materi pendalaman," kata Rondonuwu.

Menurut Rondonuwu, pihaknya masih akan fokus pada materi yang sudah ada, sehingga memerlukan waktu untuk menentukan langkah ke depannya seperti apa.

"Jadi kita perlu pendalaman terlebih dahulu. Kita lihat perkembangannya nanti ke depan bagaimana," kata Rondonuwu kembali.

Sementara, warga menuntut agar Badan Kehormatan bertindak tegas, mengingat status anggota DPRD adalah wakil rakyat, yang harusnya memberikan contoh yang baik.

"Kalau tidak ada ketegasan, maka masyarakat pasti akan mencontoh perilaku dari wakil rakyat mereka di DPRD. Untuk itu perlu ketegasan," kata Pdt Sintje dari Persekutuan Wanita Berpendidikan Teologi di Indonesia (PERUATI).

febry kodongan



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.