Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Holding BUMN Geothermal, Geo Dipa Tunggu Arahan Erick Thohir : Okezone Economy

0 1



JAKARTA – Manajemen PT Geo Dipa Energi (Persero) selaku badan usaha yang tergabung dalam Holding BUMN Panas Bumi atau geothermal tengah menunggu hasil kajian Kementerian BUMN terkait skema program kerja holding ke depannya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan pembentukan Holding geothermal rampung pada 2021.

Baca Juga: Holding BUMN Geothermal Selesai 2021, Anak Usaha Pertamina dan PLN Bergabung

“Sebagai BUMN kami tentu masih menunggu kajian oleh kementerian dan entitas terkait. Ini juga nanti terkait dengan skema seperti apa yang akan dipakai,” ujar Rangga Hilman, Corporate Communications Geo Dipa Energi saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia Rabu (24/2/2021).

Pada dasarnya Geo Dipa akan menjalankan skema yang nantinya ditetapkan Pemerintah. Manajemen berharap, skema yang ditetapkan akan mendorong kebutuhan pengembangan energi terbarukan Indonesia, terutama untuk mencapai target panas bumi 7.000 MW di tahun 2030 dan 9.000 MW di tahun 2045 pada saat 100 Tahun Kemerdekaan Indonesia nanti.

Baca Juga: Holding BUMN Bantu Kembangkan Ekosistem UMKM

“Terutama panas bumi dengan memberikan dampak positif yang optimal bagi masyarakat dan negara,” katanya.

Holding ini gabungan dari anak usaha PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Keanggotaannya adalah PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Geo Dipa, dan PT PLN Geothermal. Target finalisasi holding pada tahun ini dibenarkan oleh Direktur Mega Proyek PLN M Ikhsan Assaad.

Dia mengaku sudah mendapat arahan dari pemilik saham mayoritas. “Memang arahan Pak Menteri Erick itu, direncanakan pembentukan Holding Geothermal, terdiri dari PLN, kemudian juga Pertamina, kita juga punya anak usaha PLN Geothermal, kemudian kemudian Geo Dipa, rencananya tahun ini selesai,” ujar dia saat dihubungi Minggu lalu.

Merespons arahan Erick Thohir, manajemen kedua BUMN pun sudah melakukan sejumlah pertemuan. Dalam pembahasan awal, keduanya memaparkan aset dari masing-masing anak usaha.



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.