Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Kebakaran Gedung Produksi Vaksin Terbesar Dunia di India Tewaskan 5 Orang

0 3



Asap mengepul dari Serum Institute of India, pabrik vaksin terbesar di dunia yang memproduksi vaksin AstraZeneca/Oxford University untuk virus corona, di Pune, India, Kamis (21/1). Foto: Rafiq Maqbool/AP Photo
Gedung pusat produksi vaksin terbesar di dunia yang berada di India, Serum Institute of India, terbakar pada Kamis (21/1). Setelah kobaran api dijinakkan, petugas pemadam menemukan lima jenazah di gedung yang sedang dibangun.
Belum diketahui pasti penyebab kebakaran di pabrik vaksin tersebut. Perusahaan berjanji akan memberi dana kompensasi kepada keluarga korban masing-masing sebesar 2,5 juta rupee atau setara Rp 480 juta.
Asap mengepul dari Serum Institute of India, pabrik vaksin terbesar di dunia yang memproduksi vaksin AstraZeneca/Oxford University untuk virus corona, di Pune, India, Kamis (21/1). Foto: Rafiq Maqbool/AP Photo

“Kami sangat sedih dan belasungkawa terdalam kami kepada anggota keluarga yang meninggal,” tambah CEO Serum, Adar Poonawalla, dilansir AFP, Jumat (22/1).

Lantaran titik api berada di pusat fasilitas baru yang masih dibangun, Serum memastikan tidak ada vaksin terbakar. Gedung tersebut dibangun untuk meningkatkan produksi vaksin COVID-19.

“Kebakaran ini tidak akan mempengaruhi produksi vaksin COVID-19,” kata pejabat Serum.

Serum Institute didirikan pada tahun 1966 oleh Cyrus Poonawalla. Perusahaan ini menjadi produsen vaksin terbesar di dunia dengan kapasitas produksi hingga 1,5 miliar dosis vaksin.

Seorang petugas kesehatan menerima dosis vaksin corona COVISHIELD, di sebuah rumah sakit di Kolkata, India, Sabtu (16/1). Foto: Francis Mascarenhas/Reuters

Serum telah memproduksi banyak vaksin untuk dunia, di antaranya vaksin polio, difteri, tetanus, hepatitis B, campak, gondok dan rubella, yang diekspor ke lebih dari 170 negara.

Pada Januari 2021, regulator kesehatan India menyediakan dua vaksin COVID-19 yang dikembangkan AstraZeneca & Oxford, Covishield dan Covaxin. Serum memproduksi kedua vaksin tersebut dan akan diekspor ke banyak negara.

India berencana menawarkan 20 juta dosis vaksin ini kepada negara tetangga di Asia Selatan, Amerika Latin, Afrika dan Asia.

Serum Institute juga berencana untuk memasok 200 juta dosis vaksin COVID-19 ke COVAX–lembaga yang didukung WHO untuk pemberian vaksin gratis ke negara-negara berkembang.



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.