Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Kondisi Ustaz Maaher Beberapa Hari Sebelum Meninggal

0 3


Kondisi Ustaz Maaher Beberapa Hari Sebelum Meninggal
Ustaz Maaher At-Thuwaulibi saat ditangkap Bareskrim Polri, Kamis (3/12). Foto: Dok. Istimewa

Ustaz Maaher meninggal dunia di Rutan Bareskrim. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Maaher memang kerap pernah dirawat di rumah sakit.

Pengacara Ustaz Maaher, Djudju Purwanto mengatakan, pihaknya memang beberapa kali mengajukan pembantaran kepada kejaksaan karena melihat kondisi kliennya yang terus memburuk. Sayangnya, permohonan itu tak kunjung direspons.

"Permintaan beliau seminggu kemarin memohon-mohon enggak lagi dibawa RS Polri. Mohon Djudju kalau bisa saya dirujuk ke RS Ummi saja. Alasan Polri, bahwa RS Polri sudah lengkap (alatnya) maupun dokternya," kata Djuju saat dihubungi, Selasa (9/2).

Kondisi Ustaz Maaher Beberapa Hari Sebelum Meninggal (1)
Ustaz Maaher At Thuwalibi alias Soni Eranata. Foto: Twitter/@ustadzmaaher-

Maaher memang pernah dirawat dan menjalani operasi usus dan lambung di RS Ummi, Bogor. Saat ditangkap dan ditahan, Maaher juga masih menjalani rawat jalan.

Keluarga lalu bersurat ke kejaksaan karena kasus Maaher sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Respons yang didapat pun sama. Maaher tak ditengok dan permohonan pembantaran tak digubris.

"Senin atau Selasa sudah ke Kejagung dan pihak Jaksa tak pernah melihat kondisi beliau. Setelah Rabu perwakilan Jaksa Agung melihat. Kejagung membawa langsung dari Bareskrim ke Bogor," tambah dia.

Kondisinya sangat lemah, jalan juga susah. Duduk juga bersandar. Artinya JPU setelah melihat baru dia meyakini betul Ustaz Maaher masih sakit. Itu kondisi Kamis loh.-Pengacara Ustaz Maaher, Djudju Purwanto

Kondisi Ustaz Maaher Beberapa Hari Sebelum Meninggal (2)
Ustaz Maaer bersama Kuasa Hukumnya Djudju Purwantoro. Foto: Dok. Djudju Purwantoro

Namun, takdir berkata lain. Maaher meninggal dunia pada Senin (8/2) di Rutan Bareskrim. Sampai saat ini penyakit yang menyebabkan dirinya meninggal masih jadi perdebatan.

Polri saat menyampaikan konferensi pers juga tidak mau menyebutkan secara spesifik penyakit Maaher. Polri menilai, penyakitnya sangat sensitif dan berkaitan dengan nama baik keluarga.

“Saya tidak bisa menyampaikan sakitnya apa karena sensitif ini bisa berkaitan nama baik keluarga almarhum,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/2).



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.