Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Muncul Iritasi dan Benjolan Setelah Waxing, Redakan Pakai 5 Bahan Alami Ini : Okezone Lifestyle

0 1


WAXING merupakan metode menghilangkan bulu dengan lilin yang ditempelkan pada rambut atau bulu badan. Kemudian lilin dilepaskan untuk mencabut bulu badan tersebut. Jenis waxing berbeda-beda, tergantung bahan dan cairan yang digunakan, hingga gaya pencabutannya.

Perawatan tubuh yang cukup populer ini banyak diminati, baik wanita maupun pria. Walaupun akan tumbuh lagi, jika waxing dilakukan secara rutin akan ada kemungkinan rambut menghilang secara permanen.

Baca juga: Gel Waxing, Cara Aman untuk Menghilangkan Bulu 

Efek samping yang umum dari hair removal adalah ruam kulit usai waxing. Pencabutan rambut dari folikel menyebabkan iritasi yang dapat menyebabkan kemerahan. Tetapi, itu hanya terjadi dalam beberapa menit, jika lebih dari itu bisa jadi merupakan tanda alergi.

Oleh karena itu, guna mengatasi iritasi atau benjolan setelah waxing, bisa menggunakan bahan-bahan alami berikut ini, seperti dilansir laman Healthsite.

1. Aloe vera

Gel aloe vera atau lidah buaya dikenal mampu mengobati luka dan peradangan, termasuk luka bakar ringan dan iritasi kulit. Berkat sifatnya yang menghidrasi, lidah buaya dapat digunakan untuk mengobati benjolan setelah waxing.

Lidah buaya. (Foto: Shutterstock)

2. Tea tree oil

Tea tree oil atau minyak pohon teh mengandung sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur yang mempercepat proses penyembuhan secara alami. Encerkan minyak ini dengan minyak pembawa (minyak kelapa) dan oleskan pada area yang terluka. Pijat selama 1 atau 2 menit agar meresap di kulit. Biarkan campuran tersebut semalaman dan oleskan kembali setiap malam.

Baca juga: 3 Cara Menghilangkan Bulu, Mana yang Kamu Suka? 

3. Cuka sari apel

Campurkan satu bagian cuka sari apel dan satu bagian air, lalu aduk rata. Oleskan campuran tersebut pada area yang terluka menggunakan bola kapas. Biarkan selama 10 menit dan bersihkan dengan air biasa. Lakukan ini sekali atau dua kali sehari agar bekerja secara efektif. Sifat astringent dan antiseptik dari cuka sari apel membantu mengurangi peradangan.

4. Minyak kelapa

Setelah membersihkan kulit, oleskan minyak kelapa di area yang terluka. Pastikan mengeringkan kulit dan membiarkannya selama mungkin. Lakukan ini dua kali dalam seminggu.

Baca juga: Risiko Pakai Alat Cukur Berulang Kali untuk Mencukur Bulu Halus  

5. Lulur dengan gula

Lulur dengan gula buatan sendiri dapat membantu meredakan iritasi dan mencegah pembentukan rambut ke dalam. Campurkan setengah cangkir gula dengan setengah cangkir minyak zaitun atau kelapa. Oleskan sedikit ke area yang terluka dan gosok area tersebut dengan lembut. Lakukan setiap hari untuk hasil yang efektif.



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.