Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Tarif Tol Naik di Tengah Covid-19, BPJT: Yang Terdampak Pandemi Bukan Cuma Masyarakat : Okezone Economy

0 2



JAKARTA – Beberapa ruas tol mengalami penyesuaian tarif pada awal 2021. Yang paling baru adalah tarif jalan tol lingkar luar Bogor atau Bogor Outer Ring Road (BORR) yang akan naik dari Rp10.000 menjadi Rp14.000 untuk kendaraan golongan 1 terhitung mulai besok.

Banyak masyarakat yang menyayangkan mengapa rentetan kenaikan tarif tol naik pada awal 2021 ini. Apalagi, kenaikan atau penyesuaian tarif tol ini dilakukan di masa pandemi covid-19.

Baca Juga: 9 Jalan Tol Dijual, BPJT: Untuk Kesehatan Keuangan Waskita

Mengingat, cukup banyak masyarakat yang terdampak oleh pandemi covid-19. Dari mulai yang kehilangan pekerjaan, hingga pemotongan gaji terjadi pada masa pandemi covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin mengatakan, dampak pandemi tidak hanya dirasakan oleh masyarakat saja. Akan tetapi hampir semua aspek termasuk perusahaan juga terkena imbas dari pandemi.

“Yang terdampak pandemi itu bukan hanya masyarakat saja, tapi seluruhnya kena dampak termasuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT),” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (29/1/2021).

Baca Juga: Utang Garuda, Waskita dan Perumnas Segera Direstrukturisasi

Di sisi lain, pemerintah juga ingin memberikan kepercayaan kepada para investor untuk pengembalian investasinya. Apalagi hal ini juga tertuang dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang ditandatangani sebelum jalan bebas hambatan tersebut dibangun.

“Kita punya perjanjian dengan BUJT dan pemerintah juga ingin memberikan kepercayaan kepada investor untuk pengembalian investasinya,” jelasnya.

Memang saat ini sudah mulai dilakukan program vaksinasi oleh pemerintah. Hanya saja untuk memastikan kapan pandemi akan berakhir tidak ada yang mengetahuinya.

Jika harus menunggu pandemk berakhir, maka yang akan semakin mengalami tekanan adalah para perusahaan pengelola jalan tol. Apalagi saat ini saja para perusahaan pengelola jalan tol sudah cukup tertekan akibat adanya pandemi covid.

“Semua tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Kalau dibiarkan terus industri jalan tol pasti akan hancur juga. Sekarang saja sudah berat bagi BUJT,” ucapnya.



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.