Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Tips Pengasuhan yang Bisa Kita Petik dari Para Bridgerton Mamas!

0 0



Tops Pengasuhan yang bisa kita petik dari Serial Bridgerton Foto: Netflix
Sudah menonton serial Netflix yang berjudul Bridgerton dan tengah jadi hits? Ternyata, dari serial Bridgerton kita juga bisa mendapat berbagai tips pengasuhan, lho!

Ya Moms, Anda tidak salah baca. Di balik kisah cinta, drama, skandal sosial hingga adegan seks yang panas, serial ini bisa memberi kita –orang tua khususnya ibu, pelajaran berharga. 

Coba saja alihkan sebentar perhatian Anda dari pesona Duke of Hastings maupun Anthony Bridgerton ke sosok para ibu (Brigderton Mamas!) seperti Lady Featherington, Lady Danbury dan Lady Bridgerton.

Tidak percaya? Simak rangkuman tim kumparanMOM berikut ini.

3 Kesalahan Pengasuhan yang Muncul di Serial Bridgerton dan Perlu Kita Hindari

Bridgerton Mamas: Lady Featherington, Lady Danbury dan Lady Bridgerton. Foto: Netflix

Lady Featherington, Lady Danbury dan Lady Bridgerton memang punya banyak gaun-gaun indah dan perhiasan yang memukau. Namun bukan cuma itu yang layak diperhatikan. Karena apa-apa yang mereka lakukan sebagai ibu termasuk sederet kesalahannya layak dicatat sebagai pengingat tentang apa yang tidak boleh dilakukan dalam hidup, apalagi dalam hal mengasuh anak. 

1.Kesalahan Lady Featherington: Lupa Kalau Setiap Anak Unik

Kesalahan Lady Featherington: Lupa Kalau Setiap Anak Unik Foto: Netflix

Lady Featherington sekilas tampak seperti ibu yang sangat mendukung anak-anak perempuannya. Terutama soal kesenangan mereka akan pakaian mewah dan keinginan mereka untuk segera menikah. Tapi sang lady lupa, tidak semua anaknya seperti itu.

Buktinya, ia kerap kali mengabaikan keinginan Penelope untuk menunda debut yang berujung ke pernikahan dan mengembangkan diri seperti juga sahabatnya, Eloise. Ya Moms, sang ibu seolah tidak pernah mau mendengar apa yang diminati maupun yang jadi harapan Penelope.

Terlihat sepele memang, tapi jadi pendengar yang baik bagi anak itu sangat penting, lho! Dengan mendengarkan dan menerima anak dengan keunikannya masing-masing, anak akan merasa lebih dihargai, didukung dan dapat mengembangkan potensinya dengan optimal.

2.Kesalahan Ayah Simon Basset dan Pelajaran dari Lady Danbury: Cintai Anak Tanpa Syarat

Lady Danbury dan Simmon Basset Foto: Netflix

Sebagai ayah, Duke of Hastings telah melakukan kesalahan besar pada Simon Basset. Ia seolah tidak pernah mencintai dan menghargai sang anak, mengabaikan bahkan merendahkan sang anak ketika mengalami kesulitan. Sikap sang ayah berdampak besar hingga Simon tumbuh menjadi pria dewasa bahkan setelah menggantikan posisinya.

Terkait hal ini, ada hal penting yang bisa kita pelajari dari Lady Danbury: cepat tanggap saat anak mengalami kesulitan.

Ya Moms, jika Anda curiga si kecil mungkin kesulitan, jangan diabaikan! Bukan berarti mengambil alih atau langsung menyelesaikan masalah mereka, tapi bantu lah anak belajar membela diri, menyelesaikan masalahnya sendiri, dukung anak selama tengah mengusahakannya dan terus cintai mereka tanpa syarat.

Yang juga tak kalah penting dan secara tak langsung diingatkan oleh Lady Danbury pada kita semua? Selalu ingat untuk memberi anak pelukan dan kepercayaan! 

3.Kesalahan Lady Bridgerton: Tidak Memberi Anak Pendidikan Seks

Kesalahan Lady Bridgerton: Tidak Memberi Anak Pendidikan Seks Foto: Netflix

Kurangnya pendidikan seks jadi masalah yang cukup menonjol di serial ini. Orang tua sungkan membicarakan atau menganggapnya tabu. Anak tumbuh dewasa dengan banyak ketidaktahuan bahkan kesalahpahaman tentang alat-alat reproduksinya, hubungan dengan lawan jenis hingga ‘misteri’ seputar dari mana datangnya bayi.

Apa kah orang tua Anda dulu juga seperti itu, Moms? Bila, ya. Tak perlu mengikuti jejak yang sama! Jangan biarkan anak-anak kita harus diam-diam mencari pendidikan seks sendiri dari Google belum tentu tepat atau dari percakapan dengan teman-teman sebayanya yang juga kurang pengetahuan.

Padahal menurut psikolog anak Alzena Masykouri, M.Psi pendidikan seks sangat penting dan bahkan perlu dimulai sejak anak usia dini.

Alzena menjelaskan, untuk anak di usia balita misalnya, bisa dimulai dari memperkenalkan seluruh anggota tubuh dan alat reproduksi, termasuk bagaimana cara merawatnya dengan benar. Selanjutnya pada usia anak sekolah, Anda bisa mengenalkan pengetahuan tentang tubuh, perbedaan laki-laki dan perempuan, serta kebersihan tubuh.

“Nah ketika anak sudah mulai memasuki usia pra-remaja, beri tahu mereka bahwa ada bagian-bagian tubuh yang harus dilindungi, dari leher sampai lutut, bagian depan dan bawah, serta belakang itu tidak boleh dipegang oleh siapa pun, kecuali ibu atau yang menggantikan peran ibu. Bahkan dokter pun cuma boleh di ruang praktik saja,” papar Alzena.

Jadi jangan lakukan kesalahan yang sama dengan Lady Bridgerton ya, Moms.



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.