Kompaspolitik.com
Koran Digital Kekinian

Walkot Tegal Dipanggil Ganjar soal Konser Dangdut, Janji Tutup Ruang Publik

0 8


Walkot Tegal Dipanggil Ganjar soal Konser Dangdut, Janji Tutup Ruang Publik
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) panggil Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono (kiri) terkait polemik konser dangdut. Foto: Dok. Istimewa

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dipanggil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait polemik konser dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo.

Dedy pun berjanji akan menutup ruang publik, seperti alun-alun, objek wisata, hingga kafe yang berpotensi menciptakan kerumunan saat pandemi virus corona.

"Kami akan menutup ruang publik yang ramai termasuk alun-alun, objek wisata, dan sebagian cafe yang ada di Kota Tegal ya," ujarnya usai bertemu Ganjar di rumah dinas Puri Gedeh, Jumat (25/9).

Walkot Tegal Dipanggil Ganjar soal Konser Dangdut, Janji Tutup Ruang Publik (1)
Poster hajatan Wakil Ketua DPRD Tegal. Foto: Dok. Istimewa

Tak hanya itu, pihaknya juga memutuskan untuk tidak akan lagi memberi izin hajatan dalam bentuk hiburan maupun bentuk apa pun.

"Sesuai arahan dari Pak Gubernur bahwa Kota Tegal ini harus betul-betul safety, maka kami juga tidak akan mengizinkan adanya hiburan di tengah pandemi COVID-19," jelas dia.

Dedy mengaku awalnya tidak mengetahui dalam acara hajatan itu ada panggung besar dan berisi konser dangdut. Sebab, izin acara yang diajukan Wasmad hanya sebatas pemberitahuan.

“Tidak ada izin menggelar konser dangdut, izinnya hanya hajatan ya. Sifatnya juga pemberitahuan di mana untuk izin hiburan yang besar itu enggak ada,” terang dia.

Walkot Tegal Dipanggil Ganjar soal Konser Dangdut, Janji Tutup Ruang Publik (2)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Pemprov Jateng

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan, kedatangan Dedy bersama jajaran Forkopimda Kota Tegal bermaksud ingin memberikan klarifikasi.

"Mereka sudah klarifikasi, sudah meng-clearance apa yang terjadi dan sudah meminta maaf atas kejadian itu,” ucap dia.

Ganjar meminta agar acara semacam itu tidak terulang lagi di Kota Bahari. Apalagi hingga menghadirkan ribuan warga saat pandemi virus corona.

"Tolong semua tegas. Jangan pernah mengizinkan acara yang berpotensi mengumpulkan massa. Tolong," pinta dia.

Walkot Tegal Dipanggil Ganjar soal Konser Dangdut, Janji Tutup Ruang Publik (3)
Infografik: Tangkal Corona di Udara Foto: kumparan

Konser dangdut itu digelar untuk memeriahkan acara pernikahan dan khitanan keluarga Wasmad di Lapangan Desa Tegal Selatan, pada Rabu (23/9) mulai pagi hingga dini hari.

Foto panggung dan poster konser dangdut yang menampilkan lima penyanyi ini akhirnya viral dan banyak diperbincangkan di sosial media. Imbas kejadian ini, Wasmad diperiksa polisi. Ia diduga melanggar UU Karantina.

———————————-

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona



Source link

Leave A Reply

Your email address will not be published.